buletin bermutu ttg pacaran
August 5th, 2005 by ainuamritanjung
buletin bermutu ttg pacaran
Pacaran itu sesungguhnya adalah
keberuntungan
yang menyita waktu.
Kamu ganti waktu berteman menjadi
waktu
berpacaran.
Kamu ganti waktu bermain menjadi waktu
berpacaran.
Dan setelah berpacaran, kamu
mendapatkan
kebiasaan baru.
Kebiasaan yang menyenangkan…
Kamu bisa berbicara tentang bulan
berduaan
Kamu bisa perduli bila hujan membasahi
kekasihmu
Kamu bisa kawatir ketika pacar kamu telat
pulang
Kamu bisa bernyanyi tentang keindahan
hidup
Kamu bisa menjadi pujangga cinta
sekelas para
filsuf
Kamu bisa cemburu karena pacar diburu
oleh
pemburu cinta
Kamu bisa puas bila bertemu lalu
berbaring
bersama hingga lelap
Tapi, adakah kamu lupa….
Manusia itu bebas mencintai dan di cintai
Dan bila ketika kekasihmu tak mencintai
kamu
lagi….
Dan bila pacar kamu selingkuh , dan
bersikeras
ia tidak melakukannya….
Apa yang akan terjadi pada kamu ?
Apakah kamu menangisi ini hingga
tahun depan ?
Apakah kamu melarikan diri kedalam
narkotik ?
Apakah kamu bersembunyi di balik kamar
hingga
keajaiban terjadi ?
Apakah kamu selalu bertanya di dalam
hati
kenapa semua ini terjadi?
Atau kamu cermat dan tidak tergoyahkan
menghadapi ini ?
Dan lalu kamu mencari kebiasaan yang
baru dan
membuang kebiasaan yang lama.
Dan lalu dengan sungguh mencari
kekasih yang
baru
Walau mulanya berat namun masih saja
kita
percaya ….
Pada akhirnya pacar terakhirlah yang
terbaik
dari semuanya.
Putus akibat cinta adalah kerelaan dalam
berhubungan bukan kemenangan atau
kekalahan…
Jadi cintailah semua orang yang ada
dan lalu
jangan mengharapkan apa apa.
Cinta yang mengharapkan timbal balik
adalah
cinta monyet, tapi cinta yang tidak
mengharapkan
apa apa adalah cinta sejati.
Jadilah pecinta sejati sebab dari sanalah
kamu
akan mendapatkan arti cinta yang
sesungguhnya.
LEBIH BAIK SENDIRI UNTUK
MENYENANGKAN DIRI SENDIRI
DARIPADA MEMPUNYAI KEKASIH
YANG TIDAK BISA SALING
MENYENANGKAN
SEPINYA PERSELINGKUHAN TIDAK
SERAMAI
ORANG MENCARI KEKASIH
—————————————————————
Cinta
Cinta ibarat kupu-kupu. Makin kau kejar, makin ia
menghindar. Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia
akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.
Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia
menyakiti, tapi cinta itu hanya istimewa apabila
kau berikan pada seseorang yang layak
menerima.
Jadi tenang2 saja, jangan ter-buru2 dan pilihlah
yang terbaik.
Kepada sahabat2ku yang RAGU -RAGU DENGAN
PERNIKAHAN Cinta bukannya perkara
menjadi "orang sempurna"- nya seseorang. Justru
perkara menemukan seseorang yang bisa
membantumu menjadikan dirimu menjadi se-
sempurnanya.
Kepada sahabat2ku yang TIPE
PLAYBOY/PLAYGIRL. Jangan katakan "Aku cinta
padamu" bila kau tidak benar2 peduli. Jangan
bicarakan soal perasaan2 bila itu tidak benar2x
ada. Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau
berniat mematahkan hati. Jangan menatap ke
dalam mata bila apa yang kau kerjakan cuma
berbohong. Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah
membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak
berniat sama sekali ‘tuk menerimanya saat ia
terjatuh..
Kepada sahabat2ku yang SUDAH MENIKAH
Kalau
Cinta jangan katakan "Ini salahmu!", tapi "Maafkan
aku, ya?" Bukan "Kau dimana!", melainkan "Aku
disini, kenapa?" Bukan "Kok bisa sih kau begitu!"
tapi "Aku ngerti." Dan juga
bukan "Coba,seandainya kau…" akan
tetapi "Terima kasih ya, kau begitu.."
Kepada sahabat2ku yang BERTUNANGAN
Tolok ukur saling mencocoki bukanlah berapa
lamanya waktu yang kalian habiskan bersama,
melainkan untuk berapa saling baiknya anda
berdua.
Kepada sahabat2ku yang PATAH HATI
Sakit patah hati bertahan selama kau
menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam
kau membiarkannya. Tantangannya bukanlah
bagaimana bisa mengatasi melainkan apa yang
bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.
Kepada sahabat2ku yang BELUM PERNAH JATUH
CINTA. Bagaimana kalau jatuh cinta: Mau jatuh
jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah
konsisten tapi jangan terlalu "ngotot", berbagilah
dan jangan sekali2 tidak fair, berpengertianlah dan
cobalah untuk tidak menuntut, siap2lah untuk
terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan
semua rasa sakitmu itu.
Kepada sahabat2ku yang INGIN MENGUASAI.
Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia
dengan orang lain, tapi akan lebih sakit lagi
mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak
bahagia denganmu.
Kepada sahabat2ku yang TAKUT MENGAKUI.
Cinta menyakitkan bila anda putuskan hubungan
dengan seseorang. Itu malah lebih sakit lagi bila
seseorang memutuskan hubungan denganmu.
Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau
cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu
[terhadapnya].
Kepada sahabat2ku yang MASIH BERTAHAN
MENCINTAI SEORANG YANG SUDAH PERGI .
Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau
bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya
kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia
bukanlah jodohmu dan kau telah menyiakan ber-
tahun2 untuk seseorang yang tidak layak. Kalau
sekarangpun ia sudah tak layak, 10 tahun dari
sekarangpun ia juga tak akan layak.Biarkan dia
pergi, lupakan.. relakan… matahari pagi
menunggumu di esok hari … saat yang tepat buat
memulai sesuatu yang baru …
————————————————————–
overcome ure fears
:Fear is not a bad thing. It exists for our protection
as an early warning signal. But there is a big
difference between the healthy fear that tells us to
step away from the edge of a cliff and a constant
fear that keeps us from living our life. Dr. Henry
Cloud, counselor and author, in his
article "Overcoming Fear," recommends several
active steps we can take to battle the fear that
controls us connecting with others, creating
structure, learning relaxation techniques and
developing a spiritual life and face your fears.
Fortunately for us, there are practical ways to take
the doctor’s advice.
Connecting with others. All fears, no matter how
big or small are worse when we face them alone.
Find a good friend to share your fears with. We
tend to resist admitting our fears because we are
afraid that the person will think less of us, that
they will laugh or make things worse. Find
someone you can trust, possibly counselor,
maybe a relative or trusted friend and share what’s
bothering you. They may be able to help you see
what you’re afraid of in a new light and they will be
there to stand by you and encourage you as you
take steps to face your fears.
Create Structure. If it’s a new situation that is
causing your worries, Dr. Cloud recommends
building structure into your schedule to create
safety. If you exercise, exercise at the same time
every day, arrange to meet a friend for coffee at the
same time each week. Structure gives us a sense
of security because we know what to expect.
There is comfort in the familiar. If you take control
of what you can, it will give you a good starting
place from which to face the things you can’t
control.
Learn relaxation techniques. Fear, left to grow can
lead to some serious health problems. If your fears
are having a physical effect on health, learning
some relaxation techniques may help you to be
physically ready to face the challenge ahead.
There are numerous resources online on this
subject as well as a wealth of information at the
library. Find the technique that works for you.
Develop a spiritual life. In times of crisis, spiritual
truths that are consistent in any circumstances
are a great comfort. They give us safety and
familiarity and, more importantly, they give us a
reason to hope. If you do not have a spiritual life or
faith consider talking to a pastor or read the Bible.
The book of Psalms in particular speaks to people
that are facing difficulties. Read some of the
Lifestories on this site and learn how other women
found faith in the midst of difficult times.
Face your fears. Finally, the last step is to actually
face your fears. First, it is important to note that
some fears are healthy and some situations
should be avoided for your own personal safety.
There are no hero points awarded for going into a
personally threatening situation. However, if the
threat is more mental than physical, actually doing
the thing you’re afraid of can be the best antidote
of all. Don’t forget that it is often easiest to do this
in steps. If your biggest fear is public speaking
(and it is for the majority of us) don’t offer to
address the room at the next stock holder’s
meeting, but do try something smaller. Consider
leading your next departmental meeting, or give a
small talk at your next group meeting, something
with a small audience and familiar faces, then work
your way up from there. Facing your fears is a
process.
aNgKa vS huRuf
Jika, nilai huruf-huruf ini kita anggap sbb:
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V
W X Y
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
Mari kita hitung sama-sama:
H A R D W O R K ( kerjakeras
8 1 18 4 23 15 18 11 = 98 % Only
K N O W L E D G E ( pengetahuan )
11 14 15 23 12 5 4 7 5 = 96 % Only
L O B B Y I N G ( pendekatan
12 15 2 2 25 9 14 7 = 86 % Only
L U C K ( keberuntungan
12 21 3 11 = 47 % Only
G R A F T (korupsi)
7 18 1 6 20 = 52 % Only
ternyata .. semua nilai dari usaha-usaha kita di
atas nggak bisa mengalahkan yang satu ini:
A T T I T U D E ( sikap / tingkah laku )
1 20 20 9 20 21 4 5 = 100 %
tapi ini rumus yang berlaku di negeri bule sono.
Kalau di Indonesia sih, itung-itungannya begini :
G I G I H (hardwork):
7 9 7 9 8 = 40 % Saja
I L M U (Knowledge)
9 12 13 21 =55 % Saja
L O B I (Lobbying)
12 15 2 9 = 38 % Saja
M U J U R (Luck)
13 21 10 21 18 = 83 % Saja
S I K A P (Attitude)
19 9 11 1 16 = 46 % Saja
K O R U P S I
11 15 18 21 16 19 9 = 109 % Saaaaaaaaja
Jadi kalo di Indonesiayang paling penting bukan
ATTITUDE , tapi KORUPSI….
pieesss meen !!!!
pertanyaan bodoh, jawaban cerdas… [ hm.. :)) ]
:BOY: May I hold your hand?
GIRL: No thanks, it isn’t heavy.
GIRL: Say you love me! Say you love me!
BOY: You love me…
GIRL: If we become engaged will you give me a
ring??
BOY: Sure, what’s your phone number??
GIRL: I think the poorest people are the happiest.
BOY: Then marry me and we’ll be the happiest
couple
GIRL: Darling, I want to dance like this forever.
BOY: Don’t you ever want to improve??
BOY: I love you and I could die for you!
GIRL: How soon??
BOY: I would go to the end of the world for you!
GIRL: Yes, but would you stay there??
SHARON: Have you ever had a hot passionate,
burning kiss??
TRACY: I did once. He’d forgotten to take the
cigarette out of his
mouth.
MAN: You remind me of the sea.
WOMAN: Because I’m wild, romantic and
exciting?
MAN: NO, because you make me sick.
WIFE: You tell a man something, it goes in one
ear and comes out of the
other.
HUSBAND: You tell a woman something: It goes
in
both ears and comes out of the mouth.
MARY: John says I’m pretty. Andy says I’m ugly.
What do you think,
Peter?
PETER: A bit of both. I think you’re pretty ugly.
1. Girlfriend: "…And are you sure you love me
and no one else?"
Boyfriend: "Dead Sure! I checked the whole list
again yesterday."
2. Teacher: "Which is more important to us, the
sun or the moon?"
Pupil: "The moon."
Teacher: "Why?"
Pupil: "The moon gives us light at night when we
need it but the sun
gives us light only in the day time when we don’t
need it."
3. Teacher: "What do you call a person who
keeps on
talking when people are no longer interested?"
Pupil: "A teacher."
4. Waiter: "Would you like your coffee black?"
Customer: "What other colors do you have?"
5. My father is so old that when he was in school,
history was called current affairs.
6. Teacher: "Sam, you talk a lot!"
Sam: "It’s a family tradition."
Teacher: "What do you mean?"
Sam: "Sir, my grandpa was a street hawker, my
father is a teacher."
Teacher: "What about your mother?"
Sam: "She’s a woman."
7. Tom: "How should I convey the news to my
father that I’ve failed?"
David: "You just send a telegram: Result
declared,
past year’s performance repeated."
8. Teacher: "Now, children, if I saw a man beating
a donkey and stopped
him, what virtue would I be showing?"
Student: "Brotherly love."
9. Teacher: "Now, Sam, tell me frankly do you
say prayers before
eating?"
Sam: "No sir, I don’t have to, my mom is a good
cook."
10. Patient: "What are the chances of my
recovering doctor?"
Doctor: "One hundred percent. Medical records
show that nine out of ten
people die of the disease you have. Yours is the
tenth case I’ve
treated.
The others all died."
11. Teacher: "Can anybody give an example of
COINCIDENCE?"
One Student: "Sir, my Mother and Father got
married
on the same day and at the same time."
12. Teacher: "George Washington not only
chopped down his
ather’s Cherry tree, but also admitted doing it.
Now do you know why his father didn’t punish
him?"
One Student: "Because George still had the axe in
is hand."
————————————
Cinta sejati……
Message:Para penumpang bus memandang penuh
simpati ketika
wanita muda berpenampilan menarik dan
bertongkat putih
itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia
membayar
sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba
kursi, dia
berjalan menyusuri lorong sampai menemukan
kursi yang
tadi dikatakan kosong oleh si sopir. kemudian ia
duduk,
meletakkan tasnya dipangkuannya dan
menyandarkan
tongkatnya pada tungkainya.
Setahun sudah lewat sejak Susan, 34, menjadi
buta.
Gara-gara salah diagnosa dia kehilangan
penglihatannya
dan terlempar kedunia yang gelap gulita, penuh
amarah,
frustrasi dan rasa kasihan pada diri sendiri.
Sebagai wanita yang independen, Susan
merasa terkutuk
oleh nasib mengerikan yang membuatnya
kehilangan
kemampuan, merasa tak berdaya dan menjadi
beban bagi
semua orang disekelilingnya.
"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku?"
dia
bertanya-tanya, hatinya mengeras karena
marah. Tetapi.
betapapun seringnya ia menangis atau
menggerutu atau
berdoa, dia mengerti kenyataan yang
menyakitkan itu –
penglihatannya takkan pernah pulih lagi.
Depresi mematahkan semangat Susan yang
tadinya selalu
optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan
perjuangan berat yang menguras tenaga dan
membuatnya
frustrasi. Dia menjadi sangat bergantung pada
Mark,
suaminya. Mark seorang perwira Angkatan
Udara. Dia
mencintai Susan dengan tulus.
Ketika istrinya baru kehilangan penglihatannya,
dia
melihat bagaimana Susan tenggelam dalam
keputusasaan.
Mark bertekad untuk membantunya
menemukan kembali
kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan
Susan
untuk menjadi mandiri lagi. Latar belakang
militer
Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi
berbagai
situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah
pertempuran yang paling sulit yang pernah
dihadapinya.
Akhirnya Susan merasa siap bekerja lagi.
Tetapi,
bagaimana dia akan bisa ke kantornya? Dulu
Susan biasa
naik bus, tetapi sekarang terlalu takut untuk
pergi ke
kota sendirian. Mark menawarkan untuk
mengantarkannya
setiap hari, meskipun tempat kerja mereka
terletak
dipinggir kota yang berseberangan.
Mula - mula, kesepakatan itu membuat Susan
nyaman dan
Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang
buta,
yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal
paling
sederhana sekalipun. Tetapi, Mark segera
menyadari
bahwa pengaturan itu keliru — membuat mereka
terburu-buru,
dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus
lagi,
Mark menyimpulkan dalam hati. tetapi, baru
berpikir
untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan
telah
membuatnya merasa tidak enak.
Susan masih sangat rapuh, masih sangat
marah.
Bagaimana reaksinya nanti? Persis seperti
dugaan Mark,
Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus
lagi.
"Aku buta!" tujasnya dengan pahit. "Bagaimana
aku bisa
tahu kemana aku pergi? Aku merasa kau akan
meninggalkanku" Mark sedih mendengar kata-
kata itu,
tetapi ia tahu apa yang harus dilakukan. Dia
berjanji
bahwa setiap pagi dan sore, ia akan naik bus
bersama
Susan, selama masih diperlukan, sampai Susan
hafal dan
bisa pergi sendiri.
Dan itulah yang terjadi. Selama 2 minggu penuh
Mark,
menggunakan seragam militer lengkap,
mengawal Susan ke
dan dari tempat kerja, setiap hari. Dia mengajari
Susan bagimana menggantungkan diri pada
indranya yang
lain, terutama pendengarannya, untuk
menemukan dimana
ia
berada dan bagaimana beradaptasi dengan
lingkungan
yang baru.
Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan
dengan
sopir-sopir bus dan menyisakan 1 kursi kosong
untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan
pada
hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan
ketika Susan
tersandung
dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh
berkas di
lorong bus. Setiap pagi mereka berangkat
bersama -
sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke
kantornya.
Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan
melelahkan
daripada yang pertama, Mark yakin bahwa
hanya soal
waktu sebelum Susan mampu naik bus tanpa
dikawal. Mark
percaya kepadanya, percaya kepada Susan
yang dulu
dikenalnya sebelum wanita itu kehilangan
penglihatannya; wanita
yang tidak pernah takut menghadapi tantangan
apapun
dan tidak akan pernah menyerah.
Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap
untuk
melakukan perjalanan itu seorang diri. Tibalah
hari
senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk
Mark yang pernah menjadi kawannya 1 bus dan
sahabatnya
yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air
mata
syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta
Mark. Dia
mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama
kalinya
mereka pergi kearah yang berlawanan.
Senin, Selasa, Rabu, Kamis … Setiap hari
dijalaninya
dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa
sepuas itu.
Dia berhasil ! Dia mampu berangkat kerja tanpa
dikawal. Pada hari Jum’at pagi, seperti biasa
Susan
naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar
ongkos
bus sebelum turun, sopir bus itu berkata :"wah,
aku
iri padamu". Susan tidak yakin apakah sopir itu
bicara
kepadanya atau tidak. Lagipula, siapa yang
bisa iri
pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun
lalu
berusaha menemukan keberanian untk
menjalani hidup?
Dengan penasaran, dia berkata kepada sopir,
"Kenapa
kau bilang kau iri kepadaku?" Sopir itu
menjawab, "Kau
pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti
itu". Susan tidak mengerti apa maksud sopir itu.
Sekali lagi dia bertanya."Apa maksudmu?" Kau
tahu
minggu kemarin,
setiap pagi ada seorang pria tampan
berseragam militer
berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu
kau turun
dari bus. Dia memastikan bahwa kau
menyeberang dengan
selamat dan dia mengawasimu terus sampai
kau masuk ke
kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman,
memberi
hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang
beruntung". kata sopir itu.
Air mata bahagia membasahi pipi Susan.
Karena meskipun
secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu
bisa
memastikan kehadirannya. Dia beruntung,
sangat
beruntung, karena Mark memberikannya hadiah
yang
jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah
yang
tak perlu dilihatnya dengan matanya untuk
meyakinkan
diri — hadiah cinta yang bisa menjadi penerang
dimanapun ada kegelapan.
————————————————————
author: unknown
sumber: bulletin board di friendster